Monday, 1 November 2021

THE REAL BATTLE (Memenangkan Peperangan)

THE REAL BATTLE

Memenangkan Peperangan

“Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.”

Efesus 5:15-21
15 Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, 16dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

THE REAL BATTLE

Efesus 5:15-21

17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. 18 Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh, 19 dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.

Efesus 5:15-21

20 Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita 21 dan rendahkanlah dirimu seorang kepada yang lain di dalam takut akan Kristus.

“Tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh!”

Perintah Paulus yang:
• membuat segala perintah di surat Efesus menjadi mungkin dilakukan.
• memungkinkan kita menjadi pemenang dalam “Battle.”
• Mempertunjukkan dalam hidup kita “Yesus semakin besar dan kita semakin kecil.”

Efesus 4:1 “Sebab itu aku menasihatkan kamu, aku, orang yang dipenjarakan karena Tuhan, supaya hidupmu sebagai orang-orang yang telah dipanggil berpadanan dengan panggilan itu.”
“…hendaklah kamu penuh dengan Roh.”
Efesus 4:17-18 “Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia, dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.”
“…hendaklah kamu penuh dengan Roh.”

Efesus 5:1 “Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih.”
“…hendaklah kamu penuh dengan Roh.”

Efesus 5:7-8 “Sebab itu janganlah kamu berkawan dengan mereka. Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang.”

“…hendaklah kamu penuh dengan Roh.”

Efesus 5:15 “Karena itu, perhatikanlah dengan saksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif.”

“…hendaklah kamu penuh dengan Roh.”
"Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh.”
Yang jahat bukan anggur, tetapi “hari-hari ini” yang membuka berbagai jebakan.
Orang-orang di Efesus kira mereka bisa mengalami kepenuhan hidup melalui eforia yang didapat dari anggur, entertainment dan agama.
Semuanya menimbulkan hawa nafsu.
Apa yang kita ijinkan/biarkan untuk memenuhi kita akan menguasai kita. Dipenuhi hal lain selain Roh Kudus Allah berujung kepada kondisi dipenuhi hawa nafsu.

- Semua orang adalah murid (disciple).
Saya ini muridnya siapa?
- Semua orang dipengaruhi oleh sebuah roh.

Roh siapa yang mempengaruhi saya?
Perintah satu-satunya yang memungkinkan kita menjalani panggilan sebagai pengikut Kristus:
“Tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh kehidupan Allah!”

Efesus 1:13-14 “Di dalam Dia kamu juga karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu. Dan Roh Kudus itu adalah jaminanbagian kita sampai kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji kemuliaan-Nya.”

- Arrabon = tanda jadi/cincin tunangan

Efesus 2:22 “Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.”
Efesus 3:16 “Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu.”
Kamu semua telah dimateraikan oleh Roh, dijadikan tempat kediamannya, sekarang penuhilah dirimu dengan dia.
Kita adalah mahluk yang diciptakan oleh Allah begitu mulia sehingga tidak ada sesuatupun selain Roh Allah yang bisa memenuhi kita.
Hendaklah kamu penuh dengan Roh.”

- Hanya Allah sendiri yang bisa melakukan pemenuhan itu.
- proses pemenuhan ini harus terjadi secara terus menerus.
Bagian kita: mengambil keputusan, memilih, berkeinginan, dan membuka diri untuk dipenuhi.

 Semakin kita bertumbuh semakin banyak hal-hal yang perlu dipenuhi oleh Roh.
Terkadang kita yang menjadi penghambat proses pemenuhan!
 Terkadang kita yang menjadi penghambat proses pemenuhan!
Putuskan bahwa kita mau dipenuhi!

Hasilnya:
Kita menjadi pememang dalam Real Battle yang ada di sekitar kita

Ditulis Oleh: Ps. Oyan Simatupang.

DALAM LINDUNGAN TUHAN

Dalam Lindungan Tuhan *RENUNGAN Kamis,18.08.2022 "Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku Hanya Orang yang Dekat dengan Tuhan yang...